English
News

Kehicap Flores; Mutiara Ujung Barat Flores

Kehicap Flores; Mutiara Ujung Barat Flores

Kehicap Flores (Monarcha sacerdotum Mees, 1973) adalah burung endemik Flores, yang hanya ditemukan di ujung barat Flores. Penyebaran burung dengan kicauan merdu ini melingkupi wilayah yang sangat sempit yakni Hutan Mbeliling dan Sano Nggoang.

International Union for Conservation of Nature (IUCN) menempatkan  Kehicap Flores dalam status terancam punah. Dari rangkuman catatan pendataan terakhir memperkirakan jumlah populasi burung langka ini berkisar antara 2.500 – 9.999 ekor dewasa.

Foto yang ditampilkan di catatan ini saya ambil pada pertengahan Maret 2018, dan menemukan sekelompok burung ini hinggap di pohon yang sama sebanyak 8 ekor dewasa. Lokasi pengambilan gambar adalah kawasan hutan, Puar Lolo.

Keberadaan Kehicap Flores yang hanya ditemukan di kawasan terbatas di ujung barat Flores tentu saja melahirkan banyak spekulasi. Antara lain, apakah hutan Mbeliling di Manggarai Barat merupakan rumah terakhir burung ini, setelah mengalami tekanan masif di kawasan lain di bagian tengah dan timur Flores. Spekulasi yang lain adalah, apakah burung ini memang mengalami evolusi di kawasan ini, dan perlahan – lahan memperluas area penyebarannya, sehingga seorang pengamat burung Colin Trainor menemukannya di pesisir utara Flores Barat yakni di Bari (C. Trainor in litt. 2007).

Apapun yang terjadi di masa silam, Kehicap Flores adalah primadona di ujung barat pulau yang dijuluki Nusa Bunga ini. Dengan status yang terancam punah dan penyebaran dalam kawasan yang sangat terbatas, membutuhkan perlindungan yang sungguh – sungguh, terlebih terhadap kondisi lingkungan di mana ia tinggal. Meski dalam berbagai laporan tidak mununjukkan aktifitas perburuan terhadap Kehicap Flores, namun penurunan kualitas dan kuantitas habitat secara cepat membuat burung ini sedang berada di ujung masa. Perlindungan habitat yang serius merupakan langkah yang harus ditempuh semua pihak guna menjaga kelangsungan hidup Kehicap Flores.

Ini pekerjaan yang harus dilakukan dalam waktu singkat, sebelum semuanya terlambat. Kondisi hutan Mbeliling seluas  77.485,75 ha , merupakan harapan terakhir untuk tetap bertemu dengan burung dengan perpaduan warna hitam yang tegas pada kepala dan leher, abu – abu pada punggung dan sayap serta putih bersih pada dada dan perut ini.

Please follow and like us:
error6
Tweet 20
fb-share-icon20
Tagged: , , , , , ,

0 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *