Burung – Burung Di Flores Yang Masuk Kategori Dilindungi

0 2,143

Pada Juni 2018, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/6/2018 Tentang Jenis Tumbuhan Dan Satwa Yang Dilindungi. Dua bulan setelahnya, Permen itu diganti oleh Permen  Nomor P.92/MENLHK/SETJEN/KUM.1/8/2018. Terbitnya Permen no. 92 menggantikan Permen no. 20 sendiri melalui proses yang kontoversial. Hal ini karena dikeluarkannya 5 jenis burung dari daftar dilindungi yang pada Permen no. 20 telah masuk daftar dilindungi. Para pegiat konservasi burung mengecam sikap pemerintah yang disinyalir menuruti keinginan para penangkar dan pebisnis burung untuk mengeluarkan 5 jenis burung primadona di pasar burung nasional itu dari daftar dilindungi.

Kelima burung tersebut adalah Kucica hutan/Murai batu (Copsychus malabaricus), Jalak Suren (Gracupica contra), Cucak Rawa (Pycnonotus zeylanicus) Anis-bentet Kecil (Colluricincla megarhyncha) dan Anis-bentet Sangihe (Colluricincla sanghirensis). Meski kontroversial, Permen no. 92 ini akhirnya berlaku dan menjadi acuan penegakan hukum bagi perlindungan tumbuhan dan satwa termasuk burung. Dari 1.777 jenis burung di Indonesia, akhirnya 557 spesies telah berstatus dilindungi.

Dari 557 spesies burung yang dilindungi itu, 5 burung endemik Pulau Flores masuk dalam daftar. Burung – burung ini yakni; Gagak Flores (Corvus florensis), Serindit Flores (Loriculus flosculus), Perkici Flores (Trichoglossus weberi), Celepuk Flores (Otus alfredi) dan Kehicap Flores (Symposiachrus sacerdotum). Sedangkan 19 jenis pemangsa termasuk Elang Flores, sebagaimana semua jenis  Elang dan Alap – alap di Indonesia sudah pasti termasuk yang dilindungi. Lihat Tabel;

Elang dan Alap – Alap ( Dilindungi ) Yang Terdapat di Flores

Nama Umum (Ind)Nama IlmiahNama Umum (Ing)
Elang Alap CoklatAccipiter fasciatusBrown Goshawk
Elang Alap NiponAccipiter gularisJapanese Sparrowhawk
Elang Alap KelabuAccipiter hiogasterVariable Goshawk
Elang Alap CinaAccipiter soloensisChinese Sparrowhawk
Elang Alap TenggaraAccipiter sylvestrisLesser Sunda Goshawk
Elang Alap BesraAccipiter virgatusBesra
Elang BonelliAquila fasciataBonelli's Eagle
Baza PasifikAviceda subcristataPacific Baza
Elang Ular Jari-pendekCircaetus gallicusShort-toed Snake-Eagle
Elang Tikus Elanus caeruleusBlack-Winged Kite
Elang Laut Perut-putihHaliaeetus leucogasterWhite-bellied Sea-eagle
Elang BondolHaliastur indusBrahminy Kite
Elang Perut-karatLophotriorchis kieneriiRufous-bellied eagle
Elang FloresNisaetus florisFlores Hawk-Eagle
Elang TiramPandion haliaetusOsprey
Sikep Madu AsiaPernis ptilorhynchusOriental Honey-buzzard
Alap-alap SapiFalco moluccensisSpotted Kestrel
Alap-alap AustraliaFalco longipennisAustralian Kestrel
Alap-alap KawahFalco peregrinusPeregine Falcon

Cekakak Tunggir Putih
Cekakak Tunggir Putih, Burung Endemik Lesser Sunda Yang Juga Berstatus dilindungi

Selain burung – burung endemik Flores, beberapa burung endemik Lesser Sunda, dan Indonesia serta burung migran yang biasa dijumpai di Flores turut masuk dalam daftar burung yang dilindungi. Lihat tabel berikut;

Daftar Burung – Burung Non-endemis dan Burung Migrasi Dilindungi

Nama umum (Ind)Nama IlmiahNama umum (Ing) 
Nuri Pipi-merahGeoffroyus geoffroyiRed-cheeked Parrot
Perkici TimorTrichoglossus eutelesOlive-headed Lorikeet
Kakatua Jambul-KuningCacatua sulphureaYellow-crested Cockatoo
Gosong Kaki-merahMegapodius reinwardtOrange-footed Scrubfowl
Paok LausPitta elegansElegant Pitta
Cangak BesarArdea albaGreat Egret
Cangak LautArdea sumatranaGreat-billed Heron
Kuntul AustraliaEgretta novaehollandiaeWhite-faced Heron
Wili-wili BesarEsacus magnirostrisBeach Thick-knee
Cerek TililCharadrius alexandrinusKentish Plover
Cerek JawaCharadrius javanicusJavan Plover
Cerek topi-merahCharadrius ruficapillusRed-capped Plover
cerek asiaCharadrius veredusOriental Plover
Bangau Sandang-LaweCiconia episcopusWoolly-necked Stork
Bangau BluwokMycteria cinereaMilky Stork
Cikalang ChristmasFregata andrewsiChristmas Frigatebird
Cikalang BesarFregata minorGreat Frigatebird
Terik AsiaGlareola maldivarumOriental Pratincole
Terik AustraliaStiltia isabellaAustralian Pratincole
Petrel Badai MatsudairaeHydrobates matsudairaeMatsudaira's Storm-Petrel
Petrel Badai SwinhoeHydrobates monorhisSwinhoe's Storm-petrel
Camar Angguk CoklatAnous stolidusBrown Noddy
Dara Laut KumisChlidonias hybridaWhiskered Tern
Dara Laut Sayap-putihChlidonias leucopterusWhite-winged Tern
Dara Laut tiramGelochelidon niloticaCommon Gull-billed Tern
Dara Laut putihGygis albaCommon White Tern
Dara Laut batuOnychoprion anaethetusBridled Tern
Dara Laut sayap-hitamOnychoprion fuscatusSooty Tern
Dara Laut jambonSterna dougalliiRoseate Tern
Dara Laut biasaSterna hirundoCommon Tern
Dara Laut tengkuk-hitamSterna sumatranaBlack-naped Tern
Dara Laut kecilSternula albifronsLittle Tern
Dara Laut benggalaThalasseus bengalensisLesser Crested Tern
Dara Laut jambulThalasseus bergiiGreater Crested Tern
Dara Laut cinaThalasseus bernsteiniChinese Crested Tern
Petrel Badai CoklatOceanites oceanicusWilson's Storm-petrel
Undan KacamataPelecanus conspicillatusAustralian Pelican
Buntut Sate PutihPhaethon lepturusWhite-tailed Tropicbird
Lakirumbai KecilPhalaropus lobatusRed-necked Phalarope
Titihan AustraliaTachybaptus novaehollandiaeAustralasian Grebe
Titihan JelagaTachybaptus ruficollisLittle Grebe
Penggunting-Laut PasifikArdenna pacificaWedge-tailed Shearwater
Petrel BulwerBulweria bulweriiBulwer's Petrel
Penggunting-Laut BelangCalonectris leucomelasStreaked Shearwater
Penggunting-Laut HeinrothPuffinus heinrothiHeinroth's Shearwater
Berkik-Kembang BesarRostratula benghalensisGreater Painted-snipe
Gajahan ErasiaNumenius arquataEurasian Curlew
Gajahan TimurNumenius madagascariensisFar Eastern Curlew
Gajahan KecilNumenius minutusLittle Curlew
Gajahan PenggalaNumenius phaeopusWhimbrel
Trinil Kaki-KuningTringa flavipesLesser Yellowlegs
Trinil PenjelajahTringa incanaWandering Tattler
Trinil HijauTringa ochropusGreen Sandpiper
camar kejar kecilStercorarius longicaudusLong-tailed Jaeger
Camar Kejar ArktikaStercorarius parasiticusArctic Jaeger
Camar Kejar PomarinStercorarius pomarinusPomarine Jaeger
Tiong Nusa-tenggaraGracula venerataTenggara Hill Myna
Angsa Batu CoklatSula leucogasterBrown Booby
Angsa Batu Kaki-merahSula sulaRed-footed Booby
Ibis Sendok RajaPlatalea regiaRoyal Spoonbill
Ibis rokorokoPlegadis falcinellusGlossy Ibis
Kacamata WallaceaHeleia wallaceiWallace's Helleia
Cekakak Tunggir PutihCaridonax fulgidusWhite-rumped Kingfisher

Dari daftar di atas, diketahui ada paling sedikit 87 spesies burung yang dijumpai di Flores baik endemik maupun tidak, saat ini berstatus dilindungi. Masuknya 557 spesies burung dalam kategori dilindungi termasuk 87 jenis yang dijumpai di Flores, memberikan kepastian hukum akan nasib perlindungan terhadap keberlangsungan hidup burung – burung ini di alam.

Sanksi

Berdasarkan ketentuan UU no. 5 tahun 1990 Tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, pasal 40 ayat 4; setiap aktifitas perburuan dan penangkapan satwa yang dilindungi, akan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 (satu) tahun dan denda paling banyak Rp. 50.000.000,00 (Lima Puluh Juta Rupiah). Dengan demikian, semua tindakan perburuan satwa yang dilindungi sudah masuk dalam kategori tidak kejahatan pidana.

Elang Flores, salah satu burung pemangsa di Flores yang dilindungi

Pemberian sanksi yang jelas pada pelanggar Peraturan perlindungan satwa diharapkan menjadi peringatan serius bagi siapapun untuk berperan aktif dalam menjaga kelangsungan hidup satwa liar termasuk burung serta menjaga ekosistemnya. Prinsip dasar dari semua ketentuan ini tentu saja untuk membantu manusia dalam melestarikan keanekaragaman hayati yang ada di sekitarnya, sebagai fundasi dasar bagi tetap utuhnya daya dukung lingkungan bagi kehidupan manusia itu sendiri.

Burung sebagai salah satu komponen yang sangat penting di alam, tanpa harus berstatus dilindungi sekalipun, seharusnya dilestarikan. Bagi masyarakat Flores, kebutuhan untuk terlibat aktif dalam melindungi satwa di alam sudah semestinya mendapatkan porsi prioritas, mengingat jasa lingkungan yang teramat besar yang diberikan oleh satwa – satwa ini termasuk burung, bagi masyarakat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.